GALERI KOMPETISI

Berikut ini ialah karya yang lolos ke babak final kompetisi KKPK.

Ilustrasi: Indonesia Mari Sadar

maulanaarroyan70

Audio: sickedelic

@Si_cutbray

Komik: widji thukul

@tintinologyc

Meme: Ekspetasi & Realita

hackcode1999

Meme: Tanah Merah

ratningsih92

Audio: Sedihkit

@Si_cutbray

Ilustrasi: NKRI versus papua merdeka, perempuan hilang nama

dee_hwang

Audio: Instrumintalistis

@Si_cutbray

Audio: rupa luka

guz_payu

Audio: Bocah-Bocah Pesisir

soentanie

Audio: potret indonesia

andreichakil

Ilustrasi: PKI, Mulut Keadilan, dan sebuah Drum

dee_hwang

Campaign Kit: Mari buka mata untuk keadilan

baiqyuniaekaputri

Meme: Naganamo: Cukup Sudah, Cukup Kami, Jangan Anak Cucu Lagi

jefryhistory

Meme: Kasus Marsinah: Suara Masa Lalu Petunjuk Masa Depan

@stefanymutia30

Audio: hukum

andreichakil

Audio: Peraturan Golekan

javaska.adam

Audio: Gaun Hitam

melatiputri_99

Menolak Lupa Marsinah

Maskub Wicaksono

Meme: Jackpot

yasjamilah

Meme: Belbi Lelah

@inggitpermatas

Meme: Sungguh Baik Ya

@inggitpermatas

Meme: Bersama Menegakkan Keadilan

@inggitpermatas

Esai Foto: 98, Masih Ingat?

Nurfatimah Azzahro

"Budak Ambisi"

sehatman362

Cahaya

Edvangelions

Aku Ingin Jadi Peluru

Edvangelions

Meme: WANI PIRO

@alirodhi

Luka dari Masa Lalu

naratifjackriver

Meme: Talangsari: Yang Tak Salah Yang Dibui

Yanti Trisna

Terbelenggu Dalam Gelap

stiawanhero

Meme: Gua Bener Gk?

@KeriTwiteer

Real Face

@KeriTwiteer

Meme: Apa Cuma Gua?

@KeriTwiteer

Siapa Kau Sebenarnya?

@KeriTwiteer

Terjebak

@dadoy_pixel

Ngiiiiiiiiik!

@dadoy_pixel

Terlalu Dini

@dadoy_pixel

Seniman HAM

@dadoy_pixel

Jaga Kami, Pak Polisi!

@sayapuri123

Ketika Milik Saya Direnggut

@dreamertowinner

Senjata Kemerdekaan

Dwi Santika

Meme: Tanya, Pak!

imamtauhidalnahl

Meme: Berani Berkata Benar

imamtauhidalnahl

Senyum Hangat Pahar

Jati Wicaksono

PRIDE

Anzi Matta

Campaign Kit: Kejamnya Pemerintahan Orba

Dwi Iczwantho

Menolak Lupa Keadilan

@andowis

Esai Foto: Peduli Rohingya

Batulazy

Campaign Kit: Stop Kekerasan! Kekerasan Bukanlah Jawaban

Batulazy

Pasukan Berani Mati

Batulazy

Campaign Kit: STOP KEKERASAN

Batulazy

Campaign Kit: Jangan Tutup Mata Pada Hak Asasi Manusia

Agung Priyatna

Campaign Kit: Ideologi Kami Hak Kami

Agung Priyatna

Campaign Kit: Suarakan Kebenaran, Bungkam Ketidakadilan

Agung Priyatna

Campaign Kit: Matimu Tak Sia-Sia, Semangatmu Selalu Ada

Agung Priyatna

Don't Let Them Be

Asanilta Fahda

Musikalisasi Puisi Wiji Thukul 'Ada Pelangi di Langit Sore'

Liyobuna

Menunggu Tanpa Pesan (a poem by Syaukani Ichsan)

Julianingtiasyuwan

Kitorang Juga Indonesia

Koko Sasongko

MEMOAR

Normandya Bagaskara

Ayo Lawan (Lazy Government)

The Stone Heads

Menanam Harapan di Ujung Jogja

Devi Lukita Sari

Kebenaran Akan Terus Hidup

Siami Maysaroh

Mana Presiden

RMDNY

Menemukan Kembali Indonesia

Chella Cahya

Aku Bimbang

Siti Ayu Indah

Riwayat Hidup

Tanah Basah

65 at Jambi

Miranti Julia Ulandari

Rohingya

Rizca Ayu

Sang Tertindas

Rizca Ayu

Marsinah, Syafruddin, dan Munir

Rizca Ayu

Nur

Rizca Ayu

Kekerasan HAM

Dwi Iczwantho

Bangun Maluku

Elonfetrix Maliety

Kebenaran Dibunuh Karena Berita

Abiecech

Dari Nol Lagi

Edelweis Pagi

Menantang Matahari

Agung Priyatna

Timor Leste

idham.project

Kejamnya Pemerintah Orba Kepada Kami

idham.project

Diskriminasi

maskub.wicaksono

Poster Penyair

maskub.wicaksono

Wiji Thukul

maskub.wicaksono

Poster 98

maskub.wicaksono

Adaptasi Hormat Si Jenderal

yasjamilah

Kekangan Kekuasaan

sehatman362

Angsa di Danau Darah

edvangelions

Meme

kokopandaz

Kamuflase Militer

fabiola.olivias

Kejamnya Orba

joca813

Jasadku Hilang namun Semangatku akan Terus Berkumandang

samsramona

Ungkap Kebenaran

ivanfauzan

Campaign Kit: Stop Kekerasan

Rian Winardi

Campaign Kit: Bungkam

Rian Winardi

Campaign Kit: Aktivis

Rian Winardi

Pena Hitam

muh.esa.green

Terjerat Duri ORBA

@zuhri_crowzoa

Di Manakah HAM?

@vitafauzia

Meme

hackcode1999

Kami Juga Indonesia

agung.priyatna

Harga Mati

cpas91

Satu Asa Par Maluku

@marcositania

Melirik Lembaran Lama

Bagus Prasetyo

Ke Depannya Mau Bagaimana?

Irsyad Pratama

Real Face?

Fikri Muhammad

Pengatur Segalanya...

Fikri Muhammad

Lahan Kami Dirampas

Vita Fauzia

DIBUNGKAM DIHILANGKAN

adhit1005

HAM

Aditya Hermawan

Stop Kekerasan

Alicia R Dakdakur

Kuasa Senjata

andahuddin

Abang Ireng

kokopandaz

Stop Pelecehan Terhadap Wanita

Yuman Amir

Something

yuutra

Meme

zifahana

Meme

awidhiaswasti

Meme

awidhiaswasti

Meme

awidhiaswasti

Meme

awidhiaswasti

Meme

awidhiaswasti

Kembalikan Hutan Kami

Erlya Ayusari

Meme

killankax323

Pembunuhan dan Penculikan Pada Masa Orde Baru

killankax323

Save Tanjung Priok

Reymond

Wartawan Udin

Reymond

Save Human Rights

Reymond

Kasus Mamiek

Reymond

Sadar HAM untuk Tragedi Maluku '99

smahagoni

Lagi Semangat dari Maluku untuk HAM

smahagoni

Berakhir Tanda Tanya

Raihanda Dwimart Mangawe dan Andriawan Marcelino

Senapan Ini untuk Siapa

Ivan Fauzan

Awake

rafaelsahara

Pendidikan Kurang Merata

Muhammad Marie

Esai Foto: "Arti Kebersamaan

SMA Negeri Siwalima Ambon

Esai Foto: Naganomo

jefryhistory

Negeri Bayang-Bayang

Himawan Pradipta

Apa?

Re(I)novasi Memori: Suara Masa Lalu, Petunjuk Masa Depan

adalah sebuah kompetisi karya kreatif yang diselenggarakan oleh Koalisi Keadilan dan Pengungkapan Kebenaran (KKPK) bersama Pamflet, yang mengajak anak-anak muda Indonesia untuk memaknai kembali kasus-kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang pernah terjadi di Indonesia.

Kita yang hidup di hari ini adalah gabungan dari keseluruhan masa lalu kita, termasuk memori—sepahit apa pun memori tersebut. Indonesia hari ini adalah gabungan dari masa lalu masyarakatnya bersama-sama, juga sepahit apa pun tragedi yang pernah kita alami. Di antara berbagai tragedi bangsa, kasus-kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia di Indonesia adalah memori yang kerap luput terlupakan, padahal ada banyak sekali pelajaran dari peristiwa-peristiwa tersebut yang dapat kita maknai kembali di masa sekarang.

Ada banyak sekali korban dari pelanggaran HAM di Indonesia, sementara masih banyak dari masyarakat kita yang hidup di tengah ketidaktahuan mengenai berbagai penyalahgunaan kekuasaan dan kesewang-wenangan yang dilakukan atas nama bangsa dan negara. Peristiwa-peristiwa pelanggaran HAM ini sering ditutup-tutupi kebenarannya, korban-korbannya dianggap tidak ada, bahkan tidak pernah dianggap sebagai suatu masalah yang serius oleh pemerintah kita. Diabaikannya peristiwa-peristiwa ini menyebabkan kekerasan terus menerus berulang di negara kita. Berulangnya kekerasan tersebut juga terjadi karena minimnya pengetahuan anak muda soal hak asasi manusia. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Pamflet pada 300 anak muda di Jakarta, Bandung, dan Palu, sebanyak 97% anak muda mengetahui hak asasi manusia, namun hanya 63% yang memiliki pemahaman tinggi soal hak asasi manusia. Pemahaman yang rendah terkait hak asasi manusia inilah yang menyebabkan banyak anak muda bergabung dalam organisasi yang tidak toleran, mendukung kekerasan, hingga menyebabkan kekerasan membentuk pola yang sulit dihentikan.

Kompetisi ini diadakan untuk agar kita, anak muda Indonesia, dapat merenovasi pemahaman dan pemaknaan kita tentang peristiwa pelanggaran HAM, melakukan inovasi dalam bentuk karya-karya kreatif dari memori tentang pelanggaran HAM, serta memperkeras suara-suara korban pelanggaran HAM yang masih diabaikan oleh negara. Karena suara-suara dari masa lalu inilah yang menjadi petunjuk masa depan bangsa kita ke depan.

Siapa?

KKPK

KKPK (Koalisi Keadilan dan Pengungkapan Kebenaran) adalah sebuah aliansi dari berbagai organisasi dan individu yang mendukung perjuangan dan penegakan HAM serta mendorong pertanggungjawaban Negara untuk penyelesaikan pelanggaran berat HAM.

Pamflet

Pamflet adalah organisasi nirlaba yang dibentuk oleh anak muda, berfokus pada aksi pergerakan anak muda, serta mendorong munculnya inisiatif baru bagi perubahan di bidang sosial dan budaya. Pamflet dibentuk untuk mendukung pergerakan anak muda di Indonesia dan mengelola pengetahuan anak muda..

Kapan?

Timeline Kompetisi.

  • 24 Maret 2015

    Pembukaan Kompetisi

    Hari "The Right Truth Day"

  • 20 Mei 2015

    Penutupan Kompetisi

  • 21 - 29 Mei 2015

    Penjurian

  • 1 Juni 2015

    Pengumuman 20 Karya Terbaik

  • Jadilah
    Bagian dari
    Sejarah!

Ketentuan

Ketentuan Peserta

  • Kompetisi ini terbuka untuk seluruh anak muda Indonesia berusia 15-24 tahun
  • Peserta dapat mendaftarkan diri secara individual atau berkelompok (3-5 orang)
  • Setiap peserta boleh mengikutsertakan lebih dari satu karya dan satu kategori karya (tidak ada batas maksimal)

Ketentuan Karya

  • Karya yang dikirimkan oleh peserta adalah karya kreatif dalam bentuk lagu, video, film pendek, komik, esai foto, desain campaign-kit, meme, dan ilustrasi
  • Peserta menggunakan buku kisah-kisah atau tuturan korban pelanggaran HAM yang terdapat di dalam buku “Menemukan Kembali Indonesia” sebagai referensi utama untuk pembuatan karya. Cuplikan dari kisah-kisah tersebut dapat dilihat di dalam situs resmi kompetisi. Buku “Menemukan Kembali Indonesia” juga dapat dibaca langsung atau diunduh di dalam situs ini.
  • Untuk kategori lagu, para peserta diwajibkan untuk terlebih dahulu mengunggah (upload) karya mereka ke dalam situs SoundCloud (www.soundcloud.com), kemudian mengirimkan link URL dari lagu mereka yang sudah diposting kepada panitia melalui e-mail ke kompetisi.kkpk@gmail.com. Durasi maksimal untuk lagu adalah 5 menit.
  • Untuk kategori video dan film pendek, para peserta diwajibkan untuk terlebih dahulu mengunggah (upload) karya mereka ke dalam situs Youtube (www.youtube.com), kemudian mengirimkan link URL dari video/film pendek mereka yang sudah diposting kepada panitia melalui e-mail. ke kompetisi.kkpk@gmail.com. Durasi maksimal untuk video dan film pendek adalah 10 menit.
  • Untuk kategori komik, meme dan ilustrasi, peserta dapat mengirimkan karyanya langsung melalui email ke kompetisi.kkpk@gmail.com. Para peserta dapat mengirimkan komik/meme/ilustrasi dalam format image JPEG/JPG/PNG/GIF, berwarna ataupun hitam putih.
  • Untuk kategori esai foto, peserta dapat mengirimkan karyanya langsung melalui email ke kompetisi.kkpk@gmail.com. Karya dikirimkan dalam bentuk file digital dengan ketentuan panjang dan lebar minimal 1024 pixels; resolusi 500 DPI, dan disimpan dalam format JPG/JPEFG pada skala 12 (High Quality). Peserta juga wajib menuliskan judul, keterangan dan narasi mengenai foto mereka pada file dokumen (Ms. Word), yang mencantumkan nama lokasi (desa, kecamatan, kabupaten, provinsi), nama orang yang difoto beserta usia (jika ada), dan keterangan mengenai foto yang diambil. Olah digital diperbolehkan, sebatas perbaikan kualitas foto (sharpening, cropping, color balance, level, dogde/burn dan saturasi warna).
  • Untuk kategori desain logo campaign-kit, para peserta dapat mengirimkan desain dalam bentuk logo dan tagline (slogan). Para peserta dapat membuat desain logo dan slogan campaign-kit ini dalam dua versi, yaitu pemakaian vertikal dan horizontal. Peserta dapat mengirimkan desain ini dalam format JPEG/JPG/PNG melalui e-mail ke kompetisi.kkpk@gmail.com

Ketentuan Kompetisi

  • Kompetisi ini dibuka pada tanggal 24 Maret 2015. Batas akhir pengiriman karya adalah 20 Mei 2015 pukul 23.59.
  • Panitia akan memilih dua puluh karya terbaik pilihan juri dan akan diumumkan pada tanggal 1 Juni 2015 . Dua puluh peserta dengan karya terbaik ini akan diundang untuk mengikuti kegiatan workshop dan coaching clinic di Yogyakarta pada bulan Juni 2015. Pada kegiatan inilah, penjurian untuk tiga pemenang utama akan ditentukan.
  • Hadiah bagi pemenang pertama adalah uang tunai sebesar Rp 5.000.000,00; pemenang kedua sebesar Rp 3.500.000,00; dan pemenang ketiga sebesar Rp 2.500.000,00. Masing-masing pemenang juga akan memperoleh dana sebesar Rp 8.000.000 untuk memproduksi karyanya dengan bimbingan satu orang mentor.
  • Kriteria penilaian bagi dua puluh karya terbaik ini adalah ide dan eksplorasi tema, orisinalitas, artistik, keunikan, komunikatif atau penyampaian pesan, dan jumlah likes & sharing di media sosial.

FAQ

Frequently Asked Questions

  • Karya yang dikirimkan oleh peserta adalah karya kreatif dalam bentuk lagu, video, film pendek, komik, esai foto, desain campaign-kit, meme, dan ilustrasi
  • Peserta menggunakan buku kisah-kisah atau tuturan korban pelanggaran HAM yang terdapat di dalam buku “Menemukan Kembali Indonesia” sebagai referensi utama untuk pembuatan karya. Cuplikan dari kisah-kisah tersebut dapat dilihat di dalam situs resmi kompetisi. Buku “Menemukan Kembali Indonesia” juga dapat dibaca langsung atau diunduh di dalam situs ini.
  • Untuk kategori lagu, para peserta diwajibkan untuk terlebih dahulu mengunggah (upload) karya mereka ke dalam situs SoundCloud (www.soundcloud.com), kemudian mengirimkan link URL dari lagu mereka yang sudah diposting kepada panitia melalui e-mail ke kompetisi.kkpk@gmail.com. Durasi maksimal untuk lagu adalah 5 menit.
  • Untuk kategori video dan film pendek, para peserta diwajibkan untuk terlebih dahulu mengunggah (upload) karya mereka ke dalam situs Youtube (www.youtube.com), kemudian mengirimkan link URL dari video/film pendek mereka yang sudah diposting kepada panitia melalui e-mail. ke kompetisi.kkpk@gmail.com. Durasi maksimal untuk video dan film pendek adalah 10 menit.
  • Untuk kategori komik, meme dan ilustrasi, peserta dapat mengirimkan karyanya langsung melalui email ke kompetisi.kkpk@gmail.com. Para peserta dapat mengirimkan komik/meme/ilustrasi dalam format image JPEG/JPG/PNG/GIF, berwarna ataupun hitam putih.
  • Untuk kategori esai foto, peserta dapat mengirimkan karyanya langsung melalui email ke kompetisi.kkpk@gmail.com. Karya dikirimkan dalam bentuk file digital dengan ketentuan panjang dan lebar minimal 1024 pixels; resolusi 500 DPI, dan disimpan dalam format JPG/JPEFG pada skala 12 (High Quality). Peserta juga wajib menuliskan judul, keterangan dan narasi mengenai foto mereka pada file dokumen (Ms. Word), yang mencantumkan nama lokasi (desa, kecamatan, kabupaten, provinsi), nama orang yang difoto beserta usia (jika ada), dan keterangan mengenai foto yang diambil. Olah digital diperbolehkan, sebatas perbaikan kualitas foto (sharpening, cropping, color balance, level, dogde/burn dan saturasi warna).
  • Untuk kategori desain logo campaign-kit, para peserta dapat mengirimkan desain dalam bentuk logo dan tagline (slogan). Para peserta dapat membuat desain logo dan slogan campaign-kit ini dalam dua versi, yaitu pemakaian vertikal dan horizontal. Peserta dapat mengirimkan desain ini dalam format JPEG/JPG/PNG melalui e-mail ke kompetisi.kkpk@gmail.com

Baca Kisahnya!

  1. Saya Bilang, “Memang Ada Batu di Kepala Saya?”
  2. Kejamnya Pemerintah ORBA Kepada Kami
  3. Saya Tidak Tahu Ayah Bayi yang Saya Kandung
  4. Saya Memulai Hidup dari Nol Lagi
  5. Kandungan Kami Tidak Mampu untuk Melahirkan Anak
  6. Tetap Berjuang untuk Mengembalikan Tanah Adat
  7. Aparat Bukan Melindungi Tetapi Merusak Kami
  1. Orang Terkorbankan oleh Negara Masih Terlantar
  2. “Mau Apa Kau, Mau Mati?” kata Tentara
  3. Luka Kemanusiaan di Timor Leste
  4. Pertemukan Kami dengan Keluarga di Timor Leste
  5. Orang Jakarta Tidak Mengerti Kami Orang Papua
  6. Lima Tentara Perkosa Saya Bergantian
  1. Ada yang Salah di Negeri Ini
  2. Dituduh Menari Genjer-Genjer di Lubang Buaya
  3. Rombongan Pertama ke Buru, Rombongan Terakhir Dipulangkan
  4. SBY Janji Beri Kompensasi, Hanya Janji Doang
  5. Sebanyak 130 Orang Hilang Sampai Sekarang
  6. Menunggu Surat Jaminan Keamanan
  1. Lahan Kami Dirampas, Kami Dihempas
  2. Pihak Kabupaten Mengambil Alih Sumber Hidup Masyarakat
  3. Penguasa di Belakang Pengusaha Menggusur Petani
  4. Hutan Akan Lebih Aman Kalau Dijaga Rakyat
  5. Pemda & Pengusaha Bersekongkol Memiskinkan Rakyat
  6. Ada Apa di Balik Udang?
  7. Tambang Nikel, Lapangan Golf Menggusur Saya ke Penjara
  1. Kasus Udin Hampir Kadaluwarsa, Belum Selesai
  2. Api Marsinah Tak Terpadamkan
  3. Hanya Ada Satu Kata, “Lawan”
  4. Dituduh Separatis, Perdamaian Tidak Terwujud
  5. Racun Hanya Melumpuhkan Jasad Munir
  6. Membangun Kembali Ambon Manise
  7. Korban Penculikan terhadap Aktivis Mahasiswa tahun 1998


Kontak Kami